Berbagai Alasan Sah Mengambil Hak Cutimu, Jadi Percaya Diri Saja!

Sebagai seorang pekerja di sebuah kantor, perusahaan, lembaga, da tempat yang lain. tentunya memiliki jatah untuk mengambil cuti. Bagi kamu yang menjadi seorang karyawan, bekerja setiap hari sangat melelahkan pastinya. Kamu juga jarang bertemu dengan keluarga, jarang bisa melakukan kegiatan yang kamu senangi, dan kegiatan yang seru lainnya. Jika kamu ingin melakukan kegiatan yang terbengkalai selama kamu bekerja, kamu tidak perlu sungkan atau malu untuk mengambil jatah cutimu. Karena setiap karyawan memiliki jatah cuti masing-masing. Jangan membuang hak cutimu karena kamu juga perlu istirahat dan bahagia.

Lalu alasan apa yang dapat di jadikan patokan mengambil jatah cuti? Maka dari itu simak ulasan berbagai alasan yang sah untuk kamu mengambil jatah cuti.

1.    Menjadi Salah Satu Hak

Alasan sah yang pertama jika ingin mengajukan cuti adalah cuti sebagai salah satu hak bagi karyawan. Setiap pekerja yang melamar lalu diterima oleh perusahaan, tentunya akan tanda tangan kontrak pekerjaan. Nah di dalam sebuah kontrak tersebut juga berisi tentang persetujuan, peraturan dalam pengambilan cuti. Setelah tanda tangan kontrak, kamu sudah menyetujui jumlah pengambilan cuti selama satu tahun. Jadi kamu tidak perlu ragu atau menyia-nyiakan jatah cutimu karena rasa malu dengan bos atau sesama pegawai karena setiap pegawai sudah memiliki jatah cuti sendiri-sendiri.

2.    Merefresh Tenaga dan Pikiran

Saat kamu mengambil cuti, bukan berarti kamu adalah pegawai yang tidak disiplin, malas bekerja, tidak tanggungjawab dan alasan yang lain. Karena kamu juga manusia yang dapat lelah dan sakit jika memaksakan pekerjaan saat tubuh dan pikiranmu mulai lelah. Oleh sebab itu kamu dapat mengambil hak cutimu karena kamu ingin merefresh tenaga dan pikiran kamu. Justru, jika kamu tidak mengambil cuti dan memaksakan untuk bekerja saat kamu sudah lelah, kemungkinan besar pekerjaan yang kamu lakukan tidak akan bisa maksimal. Jadi kamu tidak perlu malu dan mengambil pusing ocehan teman-teman pegawai dan malu terhadap bos mu.

Baca Juga: Bingung Memilih Olahraga yang Baik untuk Anak? Ini Dia Berbagai Pilihannya!

3.    Kamu Juga Akan Menghandle Pekerjaan Teman Disaat Dia Ambil Cuti

Sudah banyak kejadian saat pegawai tidak jadi mengambil jatah cutinya. Hal tersebut dikarenakan tidak enak hati kalau pekerjaannya di handle oleh rekan kerjanya. Padahal jika rekan kerjamu tidak masuk, kamu juga akan menghandle pekerjaan temanmu tersebut. jadi kamu  tidak perlu sungkan dengan temanmu jika kamu ingin mengambil jatah cutimu.

4.    Cuti Adalah Kebutuhan

Perlu kamu ketahui bahwa bagi seorang karyawan, mengambil cuti itu adalah sebuah kebutuhan. Karena kebanyakan pegawai yang mengambil cuti, disebabkan karena dia kurang enak badan, sudah capek, dan alasan yang lain. Oleh sebab itu, mengambil cuti juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kamu. Jika kamu sudah merasa capek bekerja, maka kamu dapat mengambil cuti selama beberapa hari untuk menghindari kamu sakit. Perlu kamu tahu bahwa jika kamu sakit dan terlalu lelah, tentunya performa dalam kamu bekerja juga semakin memburuk. Jika terjadi hal seperti itu kemungkinan besar pekerjaan yang kamu tangani menjadi tidak sempurna.

Jika pekerjaanmu menjadi kacau, dan tidak menghasilkan laporan yang maksimal, maka kamu akan mengecewakan bos dan perusahaanmu. Kamu juga dapat disingkirkan dari jabatanmu dan digantikan oleh orang lain. Oleh sebab itu cuti menjadi kebutuhan penting untuk para pegawai.

Untuk kamu yang saat ini sedang galau atau memiliki masalah kehidupan terkait dengan psikologi, #tanyakakrani. Hubungi kontak person Kak Rani (Maharani K., M. Psi), Psikolog Klinis Dewasa dan Anak yang sangat professional. Kamu akan mendapatkan berbagai jawaban dan solusi atas semua kegundahan yang sedang kamu rasakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here