Ketahui Ciri Pola Asuh Permisif Serta Dampaknya Bagi Anak

Tanya Kak Rani – Tahukan kamu apa itu pola asuh permisif? Pola asuh permisif merupakan jenis gaya pengasuhan yang membebaskan, tidak menuntut, serta mengizinkan anak untuk melakukan segala yang diinginkannya maupun dalam membuat keputusan. Saat kita melihat orangtua yang dekat dengan anaknya serta tidak menerapkan banyak aturan, bisa jadi mereka menerapkan pola asuh permisif. Orangtua dengan jenis pola asuh tersebut bahkan tidak menuntut perilaku dewasa dari anak-anaknya.

Apa Sebenarnya Pola Asuh Permisif?

Bagi Anda yang mungkin belum cukup familiar dengan istilah permisif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), permisif artinya bersifat terbuka atau serba membolehkan dan juga suka mengizinkan. Jenis pola asuh tersebut merupakan kebalikan dari helicopter parenting yang memang cenderung overparenting. Di pola pengasuhan permisif, orangtua lebih santai serta tidak menerapkan aturan atau struktur tertentu yang harus diikuti oleh anak.

Berikut beberapa ciri pola asuh permisif yang bisa kamu identifikasi:

  1. Tidak banyak menerapkan aturan
  2. Ketika terdapat aturan, bisa jadi mereka tidak konsisten
  3. Terlihat seperti teman, bukan seperti orangtua
  4. Mendukung serta responsif terhadap anak
  5. Sering menggunakan hadiah supaya anak mau melakukan sesuatu
  6. Lebih mengutamakan kebebasan anak dari pada tanggung jawab
  7. Jarang membuat jadwal maupun struktur di dalam kehidupan anak
  8. Sangat jarang menerapkan segala jenis konsekuensi.

Setiap pola asuh tentu sebenarnya mempunyai kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan pola asuh permisif. Untuk jenis pola asuh yang satu ini, orangtua tidak banyak menuntut anak untuk bisa mengikuti aturan tertentu. Sebagai konsekuensinya, anak biasanya tidak bisa belajar untuk disiplin.

Apa Saja Dampak Pola Asuh Permisif?

Pola asuh permisif memang bisa membuat anak tidak belajar tentang aturan, bahkan dari lingkungan terdekatnya sekalipun. Hal tersebut tentu saja membuat mereka tidak terbiasa mengenal tanggung jawab dan juga kedisiplinan. Berdasarkan beberapa penelitian, dampak dari pola asuh permisif diantaranya adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Karakter Anak Pertama Perempuan yang Menarik dan Unik

1. Kurang memiliki tata krama

Orangtua yang terlalu permisif bisa menyebabkan anak kurang memiliki tata krama yang baik. Mereka bisa berperilaku seenaknya sebab tidak pernah diarahkan ataupun dilarang orangtuanya. Hal tersebut bahkan juga bisa membuat anak kurang mempunyai rasa tanggung jawab.

2. Cenderung egois

Kebebasan yang diberikan oleh orangtua karena pola asuh permisif bisa membuat anak cenderung egois. Mereka bisa saja tidak memikirkan hal lain selain dirinya sendiri. Anak juga mungkin akan menuntut ketika sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginannya.

3. Kurang pandai mengambil keputusan

Disamping itu, kebiasaan yang berlebih dari orangtua dengan pola asuh permisif yang tidak menerapkan aturan di rumah, cenderung membuat anak menjadi kurang pandai di dalam mengambil keputusan.  Lebih jauh lagi, dampaknya mereka mungkin bisa tidak piawai di dalam memecahkan masalah. Hal tersebut bisa menyebabkan anak mempunyai keterampilan sosial yang buruk.

4. Kurang terampil bersosialisasi

Anak- anak yang dibesarkan dengan pola asuh permisif cenderung memiliki lebih sedikit empati sehingga membuatnya tidak terampil dalam hal bersosialisasi. Bahkan umumnya mereka juga bisa menunjukkan lebih banyak perilaku antisosial.

5. Kurang bisa memahami emosi

Pola asuh permisif juga bisa membuat anak kurang bisa menahan emosi. Ketika mereka tidak terbiasa menghadapi beragam emosinya sendiri secara efektif, maka mereka juga tidak terlatih untuk bisa memahami emosi. Masalah tersebut terutama bisa dilihat saat ada berbagai hal yang memicu stres ataupun kondisi sulit pada anak.

Untuk kamu yang saat ini sedang galau atau memiliki masalah kehidupan terkait dengan psikologi, #tanyakakrani. Hubungi kontak person Kak Rani (Maharani K., M.Psi), Psikolog Klinis Dewasa dan Anak yang sangat profesional. Kamu akan mendapatkan berbagai jawaban dan solusi atas semua kegundahan yang sedang kamu rasakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here